Jumat, 24 Juli 2020

Berkenalan Online, Kenapa Tidak??


MPLS SMK Kesehatan Aditapa Madiun Tahun Pelajaran 2020/2021

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau yang biasa disingkat menjadi MPLS adalah sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan disetiap sekolah pada awal tahun ajaran baru. Salah satu tujuan diadakannya MPLS adalah untuk membantu peserta didik baru beradaptasi  dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, mengenalkan fasilitas umum sekolah, sarana dan prasarana sekolah, serta membantu peserta didik baru untuk bersosialisasi dengan teman-temannya.
Dimasa pandemi ini kegiatan MPLS di SMK Kesehatan Aditapa Madiun tetap dilaksanakan dengan menggunakan tema “Menggali kebaikan dan potensi diri dengan maksimal dari rumah” yang dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 13-15 Juli 2020. Terdapat 2 sistem yang digunakan selama MPLS yaitu luring (tatap muka) pada hari pertama dan daring (online) pada hari kedua dan ketiga.
Pada kegiatan MPLS dengan sistem luring atau tatap muka peserta didik mengenal lebih dekat lingkungan sekolah dengan berkeliling ke seluruh ruangan di sekolah, tentu dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yaitu guru dan peserta didik baru diwajibkan menggunakan masker dan face shield (pelindung wajah) serta menerapkan physical distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19. Peserta didik dibagi menjadi 3 sesi dengan jumlah peserta didik maksimal 20 per sesi.

Pengecekan suhu tubuh sebelum masuk di lingkungan sekolah

Mencuci tangan dengan sabun

Pengarahan dengan tetap menjaga jarak satu sama lainnya


Berkelilling dilingkungan sekolah

    Kegiatan 
MPLS dengan menggunakan sistem daring atau online ini merupakan salah satu bentuk anjuran dari pemerintah sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang semakin meluas di Indonesia. Kegiatan daring diawali dengan peserta didik melakukan absensi secara online  dan membuat video perkenalan diri dikirim melalui group Whatsapp agar mempermudah bapak/ibu guru dan peserta didik baru lainnya untuk dapat saling mengenal. Selanjutnya peserta didik diminta untuk mengakses materi MPLS baik berupa dokumen dan video serta mengerjakan tugas pada setiap materi yang diberikan. Adapun materi yang diberikan dalam MPLS tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Materi tetap dibuat edukatif dan semenarik mungkin sesuai panduan MPLS tahun pelajaran 2020/2021. Materi tersebut antara lain pengenalan profile sekolah, ekstrakurikuler, prestasi, membuat video tiktok dengan tema  “Covid-19” dan video inagurasi telah melaksanakan MPLS yang dipublikasikan di social media pribadi (Instagram) peserta didik baru dan di tag di instagram sekolah (smkkes.aditapa). Di akhir sesi daring, setiap hari peserta didik diminta untuk mengisi perbuatan baik dirumah yang dilakukan pada hari tersebut.


Perkenalan diri secara online
  1. Salah satu tugas daring MPLS membuat video inagurasi
      
  Meskipun MPLS tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, semoga tidak mengurangi sedikitpun  semangat peserta didik untuk terus belajar dan meraih prestasi terbaik. Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dan ditahun berikutnya kegiatan MPLS dapat berjalan normal kembali.
Tidak lupa kami keluarga besar SMK Kesehatan Aditapa Madiun mengucapkan kepada peserta didik baru Selamat datang di “The Real Health Vocational School” SMK Kesehatan Aditapa Madiun. SMK BISA!! SMK HEBAT!!




(IDL)

Rabu, 22 Juli 2020

MENJAGA ASA PRESTASI DI TENGAH PANDEMI COVID-19

Siswa SMK Kesehatan Aditapa Madiun meraih prestasi dalam lomba karya tulis ilmiah kependudukan tahun 2020. Ajang  lomba ini  adalah salah satu acara yang diadakan oleh Dinas kesehatan dan Keluarga Berencana untuk memperingati Hari Keluarga Nasional ke -27.   




       Dalam masa pandemi Covid-19 ini SMK Kesehatan Aditapa Madiun tetap menorehkan prestasi. Prestasi membanggakan tersebut diraih oleh siswa atas nama Dhea Ayu Lufitasari dan Iis Nabila yang masing-masing meraih juara III dan Harapan I dalam ajang "Lomba Karya Tulis Kependudukan" di gedung Dinas kesehatan dan Keluarga Berencana kota Madiun. Kompetisi ini terbuka untuk sekolah-sekolah di madiun untuk menyatukan ide dan menemukan solusi bagi masalah kependudukan melalui pendidikan.
      Dalam tulisannya, Dhea menyebutkan “Sebagai remaja milenial era revolusi industri 4.0 salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan membentuk suatu media edukasi siswa di dalam Sekolah Siaga Kependudukan melalui game sederhana ular tangga remaja kependudukan atau kita bisa menyebutnya ULTRAMEN yang diimplementasikan pada ekstrakurikuler pramuka di SMK Kesehatan Aditapa Madiun. Kita bisa bermain dan belajar bersama teman - teman dengan sebuah game sederhana yaitu ular tangga remaja kependudukan”.
 Tentu harapannya melalui kegiatan tersebut, siswa SMK Kesehatan Aditapa Madiun sebagai remaja milenial di era bonus demografi sekarang ini menjadi lebih produktif, inovatif, dan kreatif. Sehingga dapat dipastikan bahwa kita bisa menghadapi era bonus demografi ini dengan siap dan sigap, dengan bekal ilmu kependudukan dan berperan aktif di dalam sekolah siaga kependudukan. Jika bukan kita yang memulai lantas siapa lagi? Jika bukan sekarang lalu kapan lagi? Let’s Do it Now !

(IDL)